Ketua & Wakil

Para Panitera PTA Menjalani Mutasi Featured

Published in World News Written by  September 17 2014 font size decrease font size increase font size 0
Rate this item
(0 votes)

Para Panitera PTA Menjalani Mutasi


Jakarta l Badilag.net

Kembali fokus ke kepaniteraan dan kembali ke kampung halaman. Itulah yang dialami Rachmadi Suhamka, S.H., yang dilantik menjadi Panitera PTA Semarang, Senin (25/1/2016), setelah sebelumnya menjadi Panitera/Sekretaris PTA Jakarta.

Pejabat yang lahir di Solo pada 11 Juli 1954 itu pernah 18 tahun mengabdi di wilayah Jawa Tengah di bidang kepaniteraan.

Memulai karir PNS-nya di PA Sragen, Rachmadi Suhamka kemudian menjadi Panitera Kepala PA Mungkid, Panitera Kepala PA Temanggung, Panitera/Sekretaris PTA Semarang, Panitera/Sekretaris PTA Bandung, Panitera/Sekretaris PTA Surabaya dan Panitera/Sekretaris PTA Jakarta.

Pada 29 Desember 2015, Dirjen Badilag menetapkan SK Nomor 3884/DJA/KP.04.6/SK/12/2015. Berdasarkan SK itulah ia kemudian dilantik oleh Ketua PTA Semarang Drs. H. Mansur Nasir, S.H., M.H. menjadi Panitera PTA Semarang.

“Saya berkomitmen akan tetap semangat berbuat yang terbaik untuk PTA Semarang, dan tentunya perlu dukungan semua pihak. Kita harus bekerjasama dan sama-sama bekerja,” ujarnya, seusai dilantik.

Rachmadi Suhamka bukan satu-satunya Panitera/Sekretaris pengadilan tingkat banding di lingkungan peradilan agama yang memilih menjadi pejabat kepaniteraan dan sekaligus harus menjalani mutasi, setelah terbitnya Perma 7/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Pengadilan.

Dari 29 Panitera/Sekretaris pengadilan tingkat banding di lingkungan peradilan agama, hanya dua orang yang memilih menjadi Sekretaris PTA. Selebihnya memilih menjadi Panitera PTA/MS Aceh.

Sebagian di antara mereka menjalani mutasi sebagai bagian dari tour of duty dalam waktu yang hampir bersamaan. Pada bulan Januari 2016, tercatat tidak kurang dari 10 orang di antara mereka yang dilantik.

Sebagaimana diketahui, restrukturisasi organisasi pengadilan berupa pemisahan kepaniteraan dan kesekretariatan merupakan tuntutan reformasi birokrasi yang mesti dilaksanakan MA dan badan peradilan di bawahnya.

Dengan itu, diharapkan kinerja dan pelayanan pengadilan menjadi lebih efektif, efisien dan ekonomis.

Bila sebelumnya jabatan Panitera/Sekretaris diemban oleh satu orang dan harus mengurusi dua bidang sekalligus, kini jabatan tersebut diemban oleh dua orang agar lebih fokus.

Panitera PTA/MS Aceh membawahi Wakil Panitera, Panitera Muda Banding, Panitera Muda Hukum, dan para panitera pengganti.

Sementara itu, Sekretaris PTA/MS Aceh membawahi Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian dan Kepala Bagian Umum dan Keuangan yang masing-masing memiliki dua Kepala Sub Bagian.

[hermansyah]

Sumber foto: pta-semarang.go.id

Read 156826 times Last modified on Last modified on January 28 2016

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

Hakim PTA Jakarta

web link

 

 

Agenda Pimpinan

Last month June 2016 Next month
S M T W T F S
week 22 1 2 3 4
week 23 5 6 7 8 9 10 11
week 24 12 13 14 15 16 17 18
week 25 19 20 21 22 23 24 25
week 26 26 27 28 29 30

Pengunjung

6325399
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
46605
52223
158504
5816675
2733542
2071143
6325399

Your IP: 54.162.94.181
2016-05-31 21:44