Ketua & Wakil

responsive jquery slider joomla

Kepaniteraan

responsive jquery slider joomla
PTA DKI Jakarta Raih Dua Gelar
Peringatan Hari Sumpah Pemuda
PTA Juara I Lomba Kelengkapan data ABS
Pembinaan Teknis

Jakarta | pta-jakarta.go.id

Sebanyak 6 orang hakim tinggi di lingkungan PTA Jakarta dan 3 Ketua PA di Jakarta dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua PTA Jakarta, Dr. H. Khalilurrahman  di kantor PTA Jakarta pada Selasa (29/9).

Acara pelantikan sekaligus penyumpahan ini dihadiri oleh sekretaris Ditjen Badilag Tukiran, S.H, Ketua PTA Banten, Drs. H. Abdul Halim Syahran, S.H. Ketua PTA Medan Drs. Moh. Thahir, S.H., M.H.,, Wakil Ketua PTA Jakarta Dr. H. Edi Riadi, para hakim tinggi PTA Jakarta, serta para Wakil Ketua dan Pansek PA se DKI Jakarta.

Keenam orang hakim tinggi masing masing adalah Drs. H.M Nadjmi, S.H., M.Hum yang sebelumnya hakim tinggi PTA Bandung, Drs. H. Abd. Rozak Bachtiar, HR, S.H. sebelumnya hakim tinggi PTA Banten, Drs. H. Busra, S.H., S.H, M.H. sebelumnya hakim tinggi PTA Medan, Dr. H.M. Sutomo, S.H., M.H sebelumnya hakim tinggi PTA Surabaya, Drs. H. Syamsul Anwar, S.H., M.H. sebelumnya hakim tinggi PTA Padang dan Drs. H. Domiri, S.H., M.Hum sebelumnya hakim tinggi PTA Bandar Lampung. Tiga nama terakhir disebut di atas diperbantukan di Balitbang Diklat Kumdil Mahkamah Agung R.I.

Sedangkan 3 Ketua PA yang dilantik adalah Drs. H. Abdul Latif, M.H. menjadi Ketua PA Jakarta Barat  sebelumnya Wakil Ketua PA Jakarta Selatan, Dr. Drs. H. Chazim Maksalina, M.H. menjadi Ketua PA Jakarta Selatan dan Drs. H. Moch. Sukkri, S.H., M.H. menjadi Ketua PA Jakarta Pusat sebelumnya Wakil Ketua PA Jakarta Barat.

Abdul Latif menggantikan Drs. H. Abd. Hakim, M.H. yang promosi menjadi hakim tinggi PTA Palembang, Chazim Maksalina menggantikan Dr. H. Imron Rosyadi yang promosi menjadi hakim tinggi PTA Medan dan Moch. Sukkri menggantikan Dra. Hj. Rokhanah, S.H., M.H. yang juga promosi menjadi hakim tinggi PTA Medan.

"Saya ucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik dan selamat datang di Jakarta," ujar Ketua PTA Jakarta Dr. H. Khalilurrahman mengawali sambutannya.  Kehadiran hakim tinggi di lingkungan PTA Jakarta, menurut Khalilurrahman akan menambah kekuatan baru dalam menangani dan menyelesaikan perkara di tingkat banding.

Terkait pergantian 3 Ketua PA, secara khusus Khalilurrahman menyampaikan ucapan terimakasih kepada pejabat Ketua PA yang lama, atas jasa-jasa dan perjuangannya semoga amal baiknya mendapat pahala dari Allah Swt. "Kepada para Ketua PA  yang baru dilantik saya ucapkan selamat bertugas," ujarnya.

Penghargaan ISO

Ditjen Badilag dan PTA Jakarta dalam kesempatan tersebut memberikan piagam penghargaan kepada mantan Ketua PA Jakarta Selatan Dr. H. Imron Rosyadi, S.H. M.H. dan mantan Ketua PA Jakarta Pusat Dra. Hj. Rochanah, S.H., M.H. atas jasa perjuangannya meraih seritikat ISO 9001:2008 yang merupakan standar tertinggi dalam hal sistem manajemen mutu yang diakui secara internasional. Piagam dari Badilag tersebut diserahkan oleh sekretaris Ditjen Badilag Tukiran, S.H. sedangkan dari PTA Jakarta diserahkan Ketua PTA Jakarta Dr. H. Khalilurrahman.

"Atas nama pimpinan dan warga PTA Jakarta dan PA se DKI Jakarta mengucapkan terimakasih atas perjuangan meraih ISO sehingga memberikan kontribusi yang penuh makna bagi kemajuan pengadilan agama," ujar Khalilurrahman.

Khalilurrahman juga menyampaikan ucapan  selamat kepada Abdul Hakim (mantan Ketua PA Jakarta Barat) atas selesainya gedung baru PA Jakarta Barat yang merupakan gedung PA yang megah dan indah dengan segala kesulitan dan hambatannya.

Dibagian lain amanatnya, Khalilurrahman kembali menegaskan posisi penting pengadilan agama di jantung ibukota negara ini.

Menurutnya karena posisi tersebut pengadilan agama di Jakarta selalu akan menjadi sorotan dan rujukan bagi pengadilan agama lainnya. "Suka tidak suka ini tidak bisa dihindari tetapi saya yakin bahwa para pejabat yang betugas di Jakarta ini adalah merupakan orang-orang terbaik yang dikirim dari daerah untuk menjaga kehormatan peradilan agama di Jajarta. Namun jika ada hak-hal yang kurang, itu hal manusiawi," ucapnya lagi.

Selain itu menurutnya banyak kegiatan non yudisial yang bisa datang tiba-tiba dari pusat dan itu tidak bisa dihindari karena menang merupakan  konsekwensi logis berada  di Jakarta.

Aday | foto Rafi

 

Hakim PTA Jakarta

free joomla slider module

Kesekretariatan

responsive jquery slider joomla

Laporan Perkara

web link

 

Pengunjung

10263206
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
379
5279
5658
10218451
58242
0
10263206
IP: 54.162.184.214
2018-05-28 01:26