Ketua & Wakil

responsive jquery slider joomla

Kepaniteraan

responsive jquery slider joomla
Satu Hakim Tinggi Purnabakti Empat Hakim Tinggi Promosi Wakil Ketua
Satu Hakim Tinggi Purnabakti Empat Hakim Tinggi Promosi Wakil Ketua
Jaga Integritas, KPK memiliki Cyber Pungli
Kunjungan STEI TAZKIA
Sosialisasi dan Penjaringan CHA 2017

Sosialisasi Perma No.14 Tahun 2016 dan Penguatan RB

 

Jakarta|pta-jakarta.go.id

PTA Jakarta menggelar rapat koordinasi dengan seluruh unsur pimpinan pengadilan agama sewilayah DKI Jakarta pada Senin(20/3). Agenda rapat yang merupakan ajang Temu Kenal dengan Drs. H.M.Yamin Alwie, S.H., M.H., KPTA Jakarta yang baru, juga dirangkai dengan Sosialisasi Perma No.14 Tahun 2016 dan Penguatan Reformasi Birokrasi di Lingkungan PTA Jakarta.

 

Dari unsur pimpinan pengadilan agama, hadir Drs.M.Yasya’, S.H.,M.H., Drs.H.Uyun Kamaluddin, S.H.,M.H., Drs.H.M.Sukri,S.H.,M.H., Drs.H.Samsul Bahri,S.H.,M.H. dan Drs.H.Rusman Malappi, S.H.,M.H.., didampingi oleh para panitera, para sekretaris dan dua orang hakimmasing-masing.

Juga seluruh hakim tinggi PTA Jakarta, Drs.H.Andi Kurniawan,M.M., Sekretaris PTA Jakarta, H.Sajadi, S.H., M.H., Wakil Panitera PTA Jakarta para pejabat kepaniteraan dan kesekretariatan serta tidak ketinggalan para panitera pengganti PTA Jakarta.

Sosialisasi Perma

Sebagai nara sumber Sosialisasi Perma No.14 Tahun 2016 Tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah disampaikan sendiri oleh KPTA Jakarta, Drs. H.M.Yamin Alwie, S.H., M.H.

Pengajuan perkara ekonomi syariah dapat diajukan dalam bentuk gugatan sederhana atau gugatan dengan acara biasa.

Disampaikan bahwa pemeriksaan perkara ekonomi syariah dilaksanakan dengan acara sederhana, dimana nilainya masimal 200 juta rupiah.

Dan yang menyidangkan adalah hakim yang sudah bersertifikat hakim ekonomi syariah. Bagi pengadilan yang belum memiliki paling tidak hakim yang sudah pernah mengikuti pelatihan ekonomi syariah.

 

 

Penguatan Reformasi Birokrasi

Mengenai reformasi birokrasi di lingkungan PTA Jakarta, Yamin Awie menyampaikan, harus merubah mind set dari jiwa dilayani menjadi melayani/pelayan masyarakat.

“Berikan pelayanan yang baik”, tegas KPTA yang baru duapuluh dari menjabat.

“Semua kegiatan harus didokumentasikan dengan baik, dari undangan, daftar hadir dan notulensinya”.

Ditekankan pula, bahwa RB bukan hanya tanggung jawab unsur kesekretarian, namun merupakan tanggung jawab seluruh pegawai, mulai dari unsur pimpinan, para hakim, dan termasuk para pegawai honor.

asti-edy

 

Hakim PTA Jakarta

free joomla slider module

Kesekretariatan

responsive jquery slider joomla

Laporan Perkara

web link

 

Pengunjung

10013062
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
316
3472
7779
9992599
20495
0
10013062
IP: 54.224.164.166
2017-11-21 02:20