Ketua & Wakil

responsive jquery slider joomla

Kepaniteraan

responsive jquery slider joomla
Satu Hakim Tinggi Purnabakti Empat Hakim Tinggi Promosi Wakil Ketua
Satu Hakim Tinggi Purnabakti Empat Hakim Tinggi Promosi Wakil Ketua
Jaga Integritas, KPK memiliki Cyber Pungli
Kunjungan STEI TAZKIA
Sosialisasi dan Penjaringan CHA 2017

Kunjungan STEI TAZKIA

Jakarta|pta-jakarta.go.id

Sekolah Tinggi Ekonomi Islam TAZKIA yang berkedudukan di Kota Hujan, Bogor menggelar kunjungan ke PTA DKI Jakarta pada Senin (8/5), dengan personil berjumlah empat puluh lima mahasiswa/i tahun ketiga dan kedua, dipimpin oleh Ketua Program Studi Hukum Bisnis Islam, Ustadz Abdurrahman Wisnu.

 

Kedatangan para mahasiswa tersebut disambut oleh Drs.H.Yamin Awie, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta, Dr.H.A.Choiri, S.H., M.H., Humas PTA DKI Jakarta, sekaligus Ketua IKAHI Cabang PTA DKI Jakarta dan Drs.H.Ahsin Abdul Hamid, S.H., sekretaris IKAHI Cabang PTA DKI Jakarta.

Dalam kata perkenalannya, Ustadz Abdurrahman Wisnu menyatakan kegembiraannya atas penerimaan dari PTA DKI Jakarta beserta jajarannya. Dan besar harapan untuk mendapatkan pencerahan dan ilmu tentang pelaksanaan ekonomi syariah.

“Harus dipahami bahwa pengadilan agama tidak sejajar dengan kantor urusan agama, baik dari tugas pokok maupun wilayah yuridiksi”, tegas Yamin Awie dalam sambutan penerimaan kunjungan mahasiswa STEI Tazkia.

Dijelaskan lebih lanjut, harus ditepis pandangan masyarakat, bila ingin nikah itu di KUA dan jika ingin cerai itu di PA. Bukan seperti itu, karena tugas dan fungsi pengadilan agama bukan hanya untuk perceraian saja, namun juga seluruh bidang perkawinan dan muamalah, kecuali pengadilan agama di propinsi Aceh Darussalam yang sudah mencakup juga bidang jinayah.

Kemudian beliau menjelaskan tugas dan fungsi pengadilan agama mencakup bidang perkawinan, harta, wasiat, hibah, wakaf, zakat, infak, shodaqoh, ekonomi syariah.

Dalam menangani ekonomi syariah, hakim pengadilan agama harus memiliki setifikat yang menyatakan dia lulus pendidikan ekonomi syariah. Diperlukan pemahaman ekonomi syariah secara figh maupun perbankannya, karena terdapat perbedaan secara tekstual dan kontekstual.

Yamin Awie, juga menjelaskan mengenai profil PTA DKI Jakarta, yang merupakan peradilan ualangan dengan membawahi lima peradilan agama yang wilayah yurisdiksinya meliputi wilayah DKI Jakarta.  

Acara pembukaan, diakhiri dengan saling bertukar cindera mata, dari Abdurrahman Wisnu kepada Yamin Awie, dan sebaliknya.

Keadaan  Perkara Banding dan Perkembangan Hukum

Dalam pertemuan tersebut, Dr.H.A.Choiri, S.H., M.H., hakim tinggi yang ditugasi sebagai Humas PTA DKI Jakarta, sekaligus Ketua IKAHI Cabang PTA DKI Jakarta menjelaskan mengenai keadaan perkara banding pada PTA DKI Jakarta.

Di tahun 2016, dari 11.500 yang diputus oleh pengadilan agama ada 139 perkara yang banding. “Jadi hanya sekitar 1,29 %”, jelas Choiri. Sedangkan untuk perkara ekonomi syariah, sangat kecil sekali. Untuk seIuruh Indonesia pada tahun 2016, hanya 186 perkara, itu pun sebagaian besar berasal dari wilayah yurisdiksi Jawa Tengah.

Kemudian oleh Drs.H.Ahsin Abdul Hamid, S.H. dijelaskan mengenai perkembanngan peraturan dalam lingkup Kamar Agama, baik berupa Kesepakatan Kamar Agama dan SEMA. Diambil contoh SEMA No. 14 Tahun 2016 Tentang Nafkah Anak, dimana hakim dapat menentukan pemberian nafkah anak walaupun tidak ada tuntutan dari istri.

Tanya Jawab

Sebelum berakhir, acara dilanjutkan dengan tanya jawab, yang dibagi dalam dua sesi. Dan diakhiri dengan berfoto bersama di ruangan depan dan di halaman PTA DKI Jakarta.

as-edy

 

 

Hakim PTA Jakarta

free joomla slider module

Kesekretariatan

responsive jquery slider joomla

Laporan Perkara

web link

 

Pengunjung

10013101
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
355
3472
7818
9992599
20534
0
10013101
IP: 54.224.164.166
2017-11-21 02:28