Wakil Ketua PTA DKI Jakarta Memimpin Monev Hasil Pengawasan di PA Jakarta Timur

logo

Wakil Ketua PTA DKI Jakarta Memimpin Monev Hasil Pengawasan di PA Jakarta Timur

Written by kepegawaian on .

Written by kepegawaian on . Hits: 69

Wakil Ketua PTA DKI Jakarta Memimpin Monev Hasil Pengawasan di PA Jakarta Timur 

Monev PAJT.1

Jakarta | pta-jakarta.go.id (21/12)
Di Pengadilan Agama Jakarta Timur, Senin, 21 Desember 2020, Dr. Hj. Djazimmah Muqoddas, S.H., M.H., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama DKI Jakarta bersama Tim Hatibinwasda, Drs. Dadang Syarif dan Nastiti Dewi, S.H. melakukan monitoring dan evaluasi hasil pembinaan dan pengawasan yang dilakukan beberapa waktu lalu pada Pengadilan Agama Jakarta Timur oleh Tim Hatibinwasda PTA DKI Jakarta.

Hadir dalam monitoring tersebut, Dr. H. Supadi, S.H., M.H., sebagai Ketua PA Jakarta Timur, dan Dr. H. Fauzan S.H., M.H. sebagai Wakil Ketua PA Jakarta Timur serta aparatur Pengadilan Agama Jakarta Timur. Dalam kesempatan ini Hj. Djazimmah Muqoddas, S.H., M.H. mengapresiasi perubahan tata kelola ruangan pada Pengadilan Agama Jakarta Timur, yang terlihat lebih indah. Jika tidak ada penilaian aplikasi, bisa dipastkan Pengadilan Agama Jakarta Timur memperoleh WBBM. Mengapa tidak dapat WBBM? “Karena Inovasi dan aplikasi baru harus banyak dibuat. Walau sekarang sudah banyak perubahan, tetapi harus berkelanjutan”.

Ditambahkan, “Kemungkinan lain karena masih adanya pegawai ataupun honorer, ada yang minta uang kepada para pihak. Selidik punya selidik, laporan tersebut dinilai benar adanya. Akibatnya semua usaha perubahan dan perbaikan itu tidak ada gunanya. Usaha itu mencoreng wajah peradilan agama, maka introsfeksi dirilah”, ujar Ibu Wakil Ketua.

Laporan kehadiran hakim, ditemukan sangat jelek. Laporannya masuk ke Komdanas, banyak yang tidak hadir. Lebih lanjut dipaparkan, bahwa jika ada pegawai yang kerjanya tidak bagus, terapkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010, lakukan teguran lisan, teguran tertulis. Siapa yang nakal agar pimpinan menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Displin Pegawai Negeri Sipil.

Monev PAJT.2

Ibu juga berpesan kepada seluruh hakim dan pegawai harus menjaga pergaulan, hindari makan-makan di luar berkelompok, apalagi berduaan. Karena sering makan di luar, lama-lama senang akhirnya jatuh cinta. Hati-hati dalam pergaulan, jangan mencederai diri sendiri dan peradilan. Apalagi sekarang sedang wabah covid 19, dimana makan berdua/bersama (berkerumun) harus dihindari.

Sedangkan Drs. Dadang Syarif, selaku Hakim Tinggi Pembina dan Pengawas Daerah menyampaikan masih ada perkara yang penyelesaiaannya lebih dari lima bulan, dan dikirim ke PTA Jakarta melebihi satu bulan. Untuk perkara yang dimohonkan banding, harus diberikan penjelasan sejelas-jelasnya, jangan sampai pihak sudah menyatakan banding tetapi belum bayar, seperti yang terjadi di Pengadilan Agama lain, yang akibatnya masa banding sudah terlewatkan. Ditambahkan, dalam pembuat BAS, pedomani Buku II Pedoman Administrasi Peradilan Agama. (Ntt.Drm.ptadkijkt)

Hubungi Kami

Pengadilan  Tinggi Agama DKI Jakarta

Jalan Raden Inten II No. 3, Duren Sawit,
Jakarta Timur, Provinsi DKI Jakarta (13440)

Telp:  (021) 86902313

Fax: (021) 86902314

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.