Satu Hakim Tinggi dan Tiga Panitera Pengganti PTA Jakarta Memasuki Masa Purnabakti (27/5)
Satu Hakim Tinggi dan Tiga Panitera Pengganti PTA Jakarta Memasuki Masa Purnabhakti
Jakarta | pta.jakarta.go.id (27/5)
Pengadilan Tinggi Agama Jakarta menggelar acara Wisuda Purnabakti Hakim Tinggi H. Sunarto, S.H., M.H, Selasa, (27/5/2025), bertempat di Ruang Aula Pengadilan Tinggi Agama Jakarta. Ketua PTA Jakarta Dr. Drs. H Muh Abduh Sulaeman, S.H., M.H memimpin langsung proses Wisuda Purnabakti. Acara ini dihadiri pimpinan dan seluruh aparatur PTA Jakarta serta dihadiri juga oleh seluruh Ketua Pengadilan Agama se wilayah Jakarta.
Acara wisuda Purnabakti diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 19/P tahun 2025 tentang Pemberhentian Hakim di Lingkungan Peradilan Umum dan Lingkungan Peradilan Agama, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup dan jabatan. Setelah itu dilanjutkan dengan penanggalan lencana jabatan Hakim Tinggi dan pengalungan syal serta pemberian plakat oleh Ketua PTA Jakarta.
Ketua PTA Jakarta dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada H. Sunarto atas pengabdiannya selama bertugas di PTA Jakarta.
“Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada H. Sunarto yang telah menyelesaikan pengabdian dan tugasnya di PTA Jakarta. Saya ucapkan selamat menjalani masa Purnabakti dan kembali kepada keluarga dan bersosialisasi dimasyarakat dengan suasana yang baru yang berbeda ketika masih berada di PTA Jakarta,“ ujar Ketua PTA Jakarta.
Bersamaan dengan itu PTA Jakarta juga menggelar acara pengantar purnabhakti tiga orang Panitera Pengganti yaitu H. Arjuna, S.H., M.M., M.H, Sri Kamala Dewi, S.H., M.H dan H. Mochammad Amirullah Sholeh, S.H.MM.
Kepada Panitera Pengganti yang telah memasuki Purnabhakti, Ketua PTA Jakarta juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di PTA Jakarta. ”Saya mengucapkan terima kasih kepada tiga orang Panitera Pengganti atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan dalam membantu Hakim Tinggi dalam mendukung jalannya persidangan, “ kata Ketua PTA Jakarta.
Tidak Lupa, Ketua PTA Jakarta atas nama pribadi dan seluruh aparatur PTA Jakarta menyampaikan permintaan maaf atas segala kekhilafan selama berinteraksi baik disengaja maupun yang tidak disengaja.
Acara diakhiri dengan pelepasan Hakim Tinggi yang purrnabakti oleh pimpinan dan Hakim Tinggi PTA Jakarta serta Ketua Pengadilan Agama se wilayah Jakarta yang ditandai dengan kirab purnabakti. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian cendera mata kepada Hakim Tinggi dan Panitera Pengganti yang Purnabhakti sebagai tanda penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan selama bertugas di PTA Jakarta.
Jejak Karir
Lahir di Magelang, 5 Mei 1958, H. Sunarto memulai karirnya sebagai CPNS di Pengadilan Agama Jakarta Utara pada tahun 1978. Satu tahun kemudian tepatnya tahun 1979 beliau diangkat menjadi PNS. Tiga tahun berselang yaitu tahun 1982, H. Sunarto dipromosikan sebagai PJ. kepala Sub. Kepaniteraan Gugatan Pengadilan Agama Jakarta Utara.
Empat tahun kemudian pada satker yang sama, beliau diangkat menjadi PJ. Kepala Sub. Kepaniteraan Hukum Syara’, Statistik dan Dokumentasi. Pada 1988 beliau dipromosikan menjadi PJ. Kepala Sub Kepaniteraan Perkara Banding pada Pengadilan Tinggi Agama Jakarta. Dua tahun kemudian yaitu tahun 1990 beliau dilantik menjadi Panitera Pengganti pada Pengadilan Tinggi Agama Jakarta.
Karirnya sebagai Hakim dimulai pada tahun 1993 di Pengadilan Agama Rangkasbitung. Lima tahun kemudian tepatnya tahun 1998, H. Sunarto mutasi menjadi Hakim Pengadilan Agama Cibinong. Enam tahun kemudian yaitu tahun 2004 beliau dimutasi sebagai Hakim Pengadilan Agama Jakarta Pusat.
Pada 2007 H. Sunarto diberikan amanah menjadi Kepala Subdirektorat Pengembangan Tenaga Teknis Peradilan pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama sebagai. Tiga tahun kemudian tepatnya tahun 2010 beliau dimutasi menjadi Kepala Subdirektorat Mutasi Hakim pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.
Pada tahun 2014 beliau promosi menjadi Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Agama Banten. Selang empat tahun kemudian yaitu tahun 2018 beliau dimutasi dengan jabatan yang sama di Pengadilan Tinggi Agama Semarang. Kemudian pada 2020 beliau dimutasi menjadi Hakim Tinggi Pada Pengadilan Tinggi Agama Jakarta. Akhirnya pada bulan Mei tahun 2025 bapak tiga orang anak ini telah memasuki usia yang ke 67 tahun dan terhitung mulai tanggal 5 Mei 2025 H. Sunarto memasuki masa purnabakti.
Sedangkan ketiga Panitera Pengganti tersebut, sebelum mutasi ke PTA Jakarta adalah para pejabat eselon 3 di satuan kerja di bawah Mahkamah Agung. Setelah mengabdi antara 2-4 tahun, akhirnya tahun ini memasuki usia 62 tahun.
Selamat memasuki purnabakti, terus mengabdi walau dalam tempat dan waktu yang tak sama. (admin)
