Sambut Tahun Baru Islam 1447 H, Penyuluhan Gaya Hidup Sehat Dan Tips Atasi Keluhan Tangan, PTA Jakarta Hadirkan Terapis (01/07)
SAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1447 H,
PENYULUHAN GAYA HIDUP SEHAT DAN TIPS ATASI KELUHAN
PENGADILAN TINGGI AGAMA JAKARTA HADIRKAN TERAPIS

[Jakarta, 30 Juni 2025]
Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H dengan upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga Kesehatan di lingkungan kerja, Pengadilan Tinggi Agama Jakarta menggelar penyuluhan dengan tema "Sharing Gaya Hidup Sehat dan Tips Mengatasi Keluhan pada Tangan" bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Agama Jakarta pada Senin 30 Juni 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Pimpinan, Hakim Tinggi, serta Aparatur Pengadilan Tinggi Agama Jakarta.
Kegiatan ini menghadirkan Smart & Simple Bio Mechanic Therapyst H. Muhammad Ghazali, S.Pd. Beliau membagikan pengetahuan seputar kebiasaan hidup sehat yang dapat diterapkan ditengah kesibukan kerja serta memberikan edukasi praktis untuk mengatasi berbagai keluhan pada tangan seperti kesemutan, nyeri pergelangan hingga syndrome carpal tunnel.
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jakarta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. "Kesehatan adalah asset penting bagi kerja optimal. Penyuluhan ini sangat relevan dengan rutinitas kerja kita. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong perubahan pada gaya hidup yang lebih sehat, seperti lebih peduli terhadap postur, gerakan tubuh, dan pencegahan gangguan muskulosketal, sehingga dapat membuat dampak yang baik pada kesehatan seluruh Aparatur".

Materi penyuluhan mencakup pengenalan sistem tubuh yang terdiri dari bio kimia dan bio mekanik, identifikasi postur yang salah akibat kesalahan pada jalan dan posisi duduk, hingga praktik ringan koreksi postur dan peregangan yang dapat dilakukan di tempat kerja. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk konsultasi singkat dengan terapis.
Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Hal itu terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi berlangsung. Para peserta tidak hanya menyimak materi, tetapi juga langsung mempraktikkan gerakan peregangan ringan yang dipandu oleh terapis. Tidak sedikit pegawai yang mengaku sering mengalami nyeri pada leher, punggung dan bahu namun belum tahu cara penanganan yang benar.
Acara ditutup dengan sesi tanya jawab serta pembagian leaflet berisi panduan posisi duduk yang benar, posisi postur tubuh yang benar, panduan sehat jarak tempuh jalan kaki untuk lansia, dan tips mengatasi keluhan pada tangan.
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan seluruh pegawai dapat lebih peduli terhadap Kesehatan fisik mereka dan mulai menerapkan pola hidup yang lebih seimbang dan sehat di lingkungan kantor sebagai upaya kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan lebih bertakwa ditahun ini dan masa mendatang. (Alisa)
